Teks Editorial
SAY NO TO LGBT!
Perilaku dan fenomena LGBT sudah lama terjadi di Indonesia maupun di belahan bumi lain. Pemberitaan LGBT telah menjadi viral sekaligus trending topik di media sosial. Lalu sebenarnya apa itu LGBT? LGBT adalah akronim dari Lesbian, Gay, Bisex dan Transgender. Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa "komunitas gay".
LGBT juga mempunyai simbol tersendiri yaitu bendera pelangi yang warna-warnanya merefleksikan keragaman komunitas LGBT atau juga sebagai simbol perdamaian. Simbol ini dirancang oleh Gilbert Baker, seorang aktivis gay, seniman sekaligus tentara veteran asal Amerika Serikat pada tahun 1978.
LGBT juga mempunyai simbol tersendiri yaitu bendera pelangi yang warna-warnanya merefleksikan keragaman komunitas LGBT atau juga sebagai simbol perdamaian. Simbol ini dirancang oleh Gilbert Baker, seorang aktivis gay, seniman sekaligus tentara veteran asal Amerika Serikat pada tahun 1978.
Bagi masyarakat Indonesia yang masih setia pada norma dan tradisi agama, sangat wajar kalau mereka menentang. Tidak sedikit masyarakat yang berpandangan miring bahkan ada yang mengucilkan dan menjauhi mereka. Lebih dari itu, alasan mereka tidak saja norma agama, melainkan juga dikhawatirkan akan mempengaruhi pertumbuhan remaja yang masih dalam proses pencarian identitas diri, sehingga akan membawa mereka kedalam gaya hidup yang dianggap menyimpang dari adat yang sudah turun temurun.
Seperti contoh pada tanggal 22 Mei 2017 terjadi insiden penggerebekan 141 pria yang diduga homoseksual di sekitar Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa ini sampai disoroti oleh media asing dari berbagai benua. Dari Australia, ABC News, melaporkan insiden itu dengan ‘Indonesia police arrest dozens in raid on Jakarta gay sauna'. Selanjutnya, dalam artikel berjudul ‘Indonesian police arrest 141 over gay sex party’ BBC mengupas soal pesta gay tersebut, termasuk biaya Rp 185.000,00 yang harus dibayar para pengunjung.
Dalam WARTAKOTALIVE.COM pada tanggal 24 Februari 2019 memberitakan, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyatakan, jumlah LGBT di Sumatera Barat termasuk yang paling banyak di Indonesia. Berdasarkan data hasil tim konselor penelitian perkembangan penyakit HIV/AIDS, angka LGBT di Sumatera Barat tercatat 18.000 orang. Menurutnya, LGBT menjadi salah satu penyebab penularan penyakit HIV/AIDS. Nasrul Abit menilai perilaku LGBT adalah persoalan yang serius. Begitu juga dengan ajaran Islam yang kental di Sumatera Barat, yang melarang keras perilaku LGBT.
Merujuk pada nilai keagamaan, semua agama yang diakui di Indonesia jelas melarang perilaku dan paham LGBT. Dan itu juga bertentangan dengan falsafah bangsa, yakni Pancasila.
Dengan menggunakan akal sehat dan hati nurani, sebenarnya LGBT dapat kita tolak. Cara mencegah supaya kita tidak terjerumus ke dalam hal seperti itu diantaranya dengan menjaga pergaulan, menutup segala celah pornografi, diadakan kajian atau seminar mengenai bahaya LGBT di sekolah-sekolah maupun lingkungan masyarakat dan juga penyuluhan keagamaan mengenai LGBT yang menyimpang dari aturan agama.
Dan yang paling terpenting adalah kita selaku umat beragama, harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Meminta pertolongan dan perlindungan-Nya supaya dijauhkan dari perbuatan-perbuatan menyimpang yang akan menjerumuskan kita pada hal-hal yang tidak diinginkan.
Indonesia adalah bangsa yang beradab dan memiliki nilai kehidupan yang berbeda-beda dengan bangsa manapun. LGBT adalah gejolak sosial yang dapat menjadi racun dan juga objek untuk memecah belah dari kehidupan sosial kemasyarakatan. Tidak hanya negara, akan tetapi semua memiliki andil dan peran yang sama dalam memaknai gejolak sosial tersebut.

Makasih infonya sangat bermanfaat
BalasHapusdi genteng ada bayu
Hapustengkyu😁
Uda komen beb:*
BalasHapusapartemen depan remang-remang
Hapuskomen apaan emang?
Bermanfaat banget infonya. maksih
BalasHapussi alam pulang kuliah
HapusAlhamdulillah 🤗
Terimakasih untuk infonya😁
BalasHapussi asih pergi ke bandung
Hapusterima kasih sudah berkunjung:))
Terimakasih infonya sangat bermanfaat sekali
BalasHapussi lala mau beraksi
HapusAlhamdulillah, terima kasih:))